Game dan Tidur

  
 Game adalah permainan, berbeda dengan jaman dahulu permainan sekarang lebih modern yaitu bersifat online kalau dulu dahulu bersifat offline dan sampai sekarang masih ada akan tetapi jarang dilakukan. Anak modern sekarang lebih suka bermain game online dari pada game offline. Game diera digital sekarang ini banyak macamnya sehingga tidak membuat penggemarnya menjadi bosen. Dahulu game hanya untuk kesenangan semata akan tetapi sekarang sudah menjadi profesi yang bisa menghasilkan banyak uang. Sekarang game online juga sudah banyak kompetisinya yang membuat para pemainnya berlomba-lomba menjadi yang terbaik. Tidak heran jika anak-anak sekarang lebih banyak berinteraksi dengan handphonenya dari pada pada orang disekitarnya karena asyiknya bermain game. Bermain game online kalau ditekuni nantinya bisa menjadi pro player (orang yang berprofesi ahli game). Ketika bermain game harus ada batasannya karena banyak gamer yang berkata kasar yang terkadang dicontoh oleh anak kecil. Anak-anak harus mempunyai batasan dalam bermain game dan harus seimbang dengan sekolah (belajar formal) karena tidak semua anak akan menjadi gamer profesional.
    Tidur memang kebutuhan yang harus dipenuhi oleh setiap manusia. Kebanyakan tidur merupakan kebiasaan yang tidak baik. Kebutuhan tidur manusia dalam sehari  adalah 8 jam. Jika berlebihan dari 8 jam maka orang tersebut dikategorikan sebagai orang pemalas. Orang pemalas biasanya bodoh karena tidak bisa memanfaatkan waktu semaksimal mungkin. Tidur diwaktu pagi akan membuat pelakunya fakir dan tidur diwaktu sore akan membuat pelakunya menjadi gila. Oleh karena itu kita harus bisa membagi waktu semaksimal mungkin, kapan kita harus istirahat, kapan harus bekerja, kapan haru bermain (bersenang-senang), kapan harus refreshing. Jika bisa memanfaatkan waktu insya Allah akan menjadi orang yang beruntung dan hidupnya akan berkah. Hidup bukan hanya soal tidur, rebahan, bermain tapi masih banyak hal lain yang harus dilakukan.
    Game dan tidur merupakan kesenangan dunia yang membuat seseorang terlena dan banyak mudharatnya dibandingkan manfaatnya. Game bisa membuat seseorang menjadi sukses akan tetapi kebanyakan tidur akan menjadikan pelakunya menjadi pemalas dan bodoh. Oleh karena itu game dan tidur harus dimanage agar tidak menjadi candu kepada pemainnya. Semoga kita tidak menjadi seseorang yang bodoh dan pemalas hanya karena game dan tidur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pandai Berkhayal

Epistemologi Tafsir Burhani

Biografi singkat Al-Syafi’i (Imam Syafi’i) sebagai Periwayat Hadis