Biografi, dan Ide Pembaharuan Sultan Mahmud II

Dalam menjalankan upaya pembaharuan di Kesultanan Turki Usmani, Sultan Mahmud II mempunyai prinsip-prinsip sebagai berikut :
a. Reformasi di tubuh Kesultanan Turki Usmani harus meliputi segala aspek pemerintahan dan kemasyarakatan, tidak hanya di bidang militer saja.
b. Hasil reformasi disuatu bidang hanya dapat berjalan jika tatanan serupa yang ada sebelumnya dibubarkan.
c. Setiap anggaran reformasi harus diawali dengan perencanaan yang matang dan adanya mobilitas dukungan yang kuat.
Berikut usaha-usaha pembaharuan Sultan Mahmud II :
1. Bidang Militer
Alasan pembaruan militer adalah bahwa pencapaian suatu negara yang tangguh harus didukung oleh militer yang tangguh pula. Sedangkan untuk mewujudkan ide-idenya terpaksa harus terjadi pertumpahan darah akibat paham konservatif tentara Yenissari yang didukung oleh ulama yang anti pembaruan. Timbul pertanyaan, mengapa bukan tentara Yennisari dilatih dan harus membentuk lagi korps yang baru. Karena doktrin yang sudah mengkristal dalam pribadi yang sudah kuat akan sulit diubah, karena sudah mendarah daging, sehingga sulit menerima pembaruan yang terjadi.
2. Bidang pendidikan
Pada masa akhir pemerintahannya, sultan Mahmud II mendirikan dua sekolah umum yakni Mekteb-I Ma’arif (Sekolah Pengetahuan Umum) dan Mekteb-I Ulum-I Edebiye (sekolah satra). Siswa dari dua sekolah tersebut dipilih dari lulusan madrasah yang berkualitas tinggi. Di kedua sekolah tersebut diajarkan bahasa prancis, ilmu bumi, ilmu ukur, sejarah dan ilmu politik juga bahasa arab. Disamping itu, Mahmud II juga mendirikan biro penerjemahan, dimana dengan adanya sarana tersebut, masyarakat turki lebih banyak lagi yang menguasai bahasa prancis. Selain itu Sultan Mahmud II juga mendirikan pula sekolah militer, sekolah teknik kedokteran, dan sekolah perbedahan. Pada tahun 1838 terjadi penggabungan antara sekolah kedokteran dengan sekolah pembedahan, dengan nama Dar-ul Ulum-U hikemie Ve Mekteb-I Tibiye-I Sahare. Bahasa pengantar yang dipakai di sekolah ini adalah bahasa Perancis.
3. Bidang Komunikasi dan Perhubungan
Berkaitan dengan usaha pembaharuan yang berkaitan dengan komunikasi dan perhubungan. Pada tahun 1831, sultan Mahmud II mengeluarkan surat kabar resmi pertama dalam bahasa Turki, dengan nama Takvim-I Vekayi. Sementara dalam bidang perhubungan, Sultan Mahmud II mendirikan jasa pelayanan pos,yang diresmikan pada tahun 1934.
4. Bidang Administrasi Pemerintahan
Pada pemerintahan Sultan Mahmud II kedudukan Sadrazam dihapuskan dan sebagi gantinya ia membentuk jabatan Perdana mentri yang membawahi mentri-mentri diantaranya mentri dalam negeri, luar negeri, keuangan, dan pendidikan.
5. Bidang Sosial Budaya
Pada masa itu pakaian merupakan simbol status seseorang dan menunjukan kedudukan seseorang dalam urusan agama dan pemerintahan. Oleh Sultan Mahmud II kebiasaan ini dirubah. Pakain sultan, mentri dan pakaian pembesar-pembesar lainnya juga turut diganti dengan pakaian yang sederhana. Sementara rakyat biasa dianjurkan meninggalkan pakaian tradisional dan menggantinya dengan pakaian ala Eropa. Perubahan yang seperti ini menghilangkan diskriminasi status sosial yang melekat pada pakaian tradisional.
Komentar
Posting Komentar