Pembagian Shalat Sunnah
Pembagian Shalat Sunnah
Shalat sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah sangatlah beragam. Secara umum pembagian shalat sunnah antara lain yaitu shalat sunnah yang mengiringi shalat fardlu dan shalat sunnah yang tidak mengiringi shalat fardlu. Shalat sunnah yang mengiringi shalat farlu disebut dengan shalat sunnah Rowatib, dibagi menjadi dua yaitu shalat sunnah muakkad dan ghoiru muakkad. Sedangkan shalat sunnah yang tidak mengiringi shalat fardlu terdapat dua pembagian, yaitu;
Pertama, shalat yang dikerjakan sendirian, yaitu
• Shalat Tahajud
• Shalat Dhuha
• Shalat Isyraq
• Shalat Sunnah Wudlu
• Shalat Tahiyyatul Masjid
• Shalat Safar
• Shalat Istikharah
• Shalat Witir
• Shalat setelah Akad Nikah
• Shalat Sunah Taubat
• Shalat Sunah Muthlaq
• Shalat Hajat
• Shalat Tasbih
• Shalat Sunah Thawaf
Kedua, shalat sunah yang dikerjakan berjamaah, yaitu;
• Shalat Khusuf
• Shalat Kusuf
• Shalat Istisqo’
• Shalat Hari Raya
• Shalat Tarawih
Shalat sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah sangatlah beragam. Secara umum pembagian shalat sunnah antara lain yaitu shalat sunnah yang mengiringi shalat fardlu dan shalat sunnah yang tidak mengiringi shalat fardlu. Shalat sunnah yang mengiringi shalat farlu disebut dengan shalat sunnah Rowatib, dibagi menjadi dua yaitu shalat sunnah muakkad dan ghoiru muakkad. Sedangkan shalat sunnah yang tidak mengiringi shalat fardlu terdapat dua pembagian, yaitu;

• Shalat Tahajud
• Shalat Dhuha
• Shalat Isyraq
• Shalat Sunnah Wudlu
• Shalat Tahiyyatul Masjid
• Shalat Safar
• Shalat Istikharah
• Shalat Witir
• Shalat setelah Akad Nikah
• Shalat Sunah Taubat
• Shalat Sunah Muthlaq
• Shalat Hajat
• Shalat Tasbih
• Shalat Sunah Thawaf
Kedua, shalat sunah yang dikerjakan berjamaah, yaitu;
• Shalat Khusuf
• Shalat Kusuf
• Shalat Istisqo’
• Shalat Hari Raya
• Shalat Tarawih
Komentar
Posting Komentar